//
you're reading...
diy

Akibat Membersihkan Rantai Motor Dengan Solar

Hampir semua kendaraan roda dua selain matic, pasti mempunyai rantai yang meneruskan daya dari mesin ke roda belakang sehingga roda itu berputar. Biasanya rantai itu awet, ada bahkan yang bisa sampai 5 tahun, tapi tentunya sangat jarang yang seawet itu tanpa perawatan.
Di dunia motor lazimnya ada dua tipe rantai: o-ring dan non o ring. Tipe o-ring punya suatu sekat yang lebih kecil dari rantai itu sendiri untuk menjadi pelicin dan melumasi part yang bergerak di rantai itu. Non o-ring tidak punya yang seperti itu. Karena kompleknya sistem biasanya tipe o-ring di beri harga lebih mahal dari tipe biasa/non o ring.
Motor motor terbaru dengan sistem yang canggih biasanya memakai o ring, dimulai sejak jaman Yamaha Scorpio sampai era Ninja 250 injeksi, rantai dengan O-ring sudah sangat sangat populer. Rantai o-ring yang baru biasanya bertahan lama, tidak perlu selalu dirawat, dan tidak mudah mulur.
Rantai dengan o ring walaupun punya sistem pelumasan sendiri di dalanmnya, tetap membutuhkan perawatan untuk selalu memberikan performa terbaiknya. Tanda tanda saat seharusnya perduli pada rantai adalah ketika rantai itu terlihat kering, berdecak atau berisik saat motor berjalan, dan yang paling mudah terlihat adalah muncul karat di rantai itu.
Rantai yang dibiarkan begitu saja, pada akhirnya tetap akan rusak, secanggih apapun sistem dalam rantai itu sendiri. Rantai yang rusak pada akhirnya akan putus dan menggores bagian bagian motor yang ada di dekatnya, membuat kendaraan hilang kendali bahkan macet seketika karena terjepit diantara tromol atau tutup sproket, beruntung apabila tidak ada bagian terlempar ke belakang atau malah terkena diri sendiri.

rantai

MELUMASI
Dengan rasa cinta kita pada motor, saat membersihkan motor kita, bukankah akan lebih baik kita tengok rantai kita, apakah kotor, kering atau malah sudah timbul karat. melumasi rantai adalah hal yang paling sering kita lakukan. bermacam macam intensitas waktu yang orang pakai untuk melumasi rantai motor mereka, ada yang seminggu sekali, ada yang seratus kilometer sekali, ada yang memakai oli bekas, ada yang memakai gemuk, bahkan semprotan lithium.
Semakin sering dilumasi, biasanya semakin panjang masa pakai rantai motor. Penting diingat bahwa rantai apapun, utamanya untuk rantai o-ring, sebaiknya dilumasi segera setelah turun dari berkendara, saat rantai masih hangat (karena motor baru saja dipakai jalan) sehingga o ring akan dapat menerima dan menyimpan pelumas saat rantai menjadi dingin. memakai pelumas botolan akan memudahkan kita melumasi permukaan bagian rantai, namun memakai pelumas baru yang diberikan di botol bekas air aki yang ujungnya lancip bukanlah ide yang buruk.
bagian yang dilumasi adalah bagian yang menghadap atas/sisi dalam, sepanjang rantai sebelah bawah antara sproket depan dan belakang.

Walaupun menggeser motor bisa dilakukan, akan lebih mudah kalau mempunyai standar paddok, lalu kita putar roda untuk melumasi rantainya, tidak perlu jongkok dorong jongkok dorong. sangat disarankan untuk tidak menyalakan mesin saat melumasi rantai, memutar rantai roda cukup dengan tangan pelan pelan supaya pelumas benar meresap ke dalam bagian terdalam. sudah banyak orang kehilangan jari karena terjepit rantai dan sproket. Hati-hati!

next page >>> membersihkan rantai

Tulis Komentarmu :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow NLAVIA.COM on WordPress.com

Enter your email address to follow this web and receive notifications of new posts by email.

Join 125 other followers

Blog Stats

  • 245,847 hits
%d bloggers like this: